Bharatayudha

December 10th, 2007 by dadiq78

By Dadik_Yokohama, 11 December 2007 06:03 


Setiap saat kita akan selalu dihadapkan pada sebuah konflik,
ntah itu dalam skala keluarga,lingkungan atau bahkan yang paling besar pun..diri
sendiri. Nurani seorang “pencopet” pun
pasti tahu bahwa yang dia lakukan adalah bertentangan dengan nuraninya, sebab
nurani tidak bisa dibohongi.

Setiap detik kita dihadapkan dengan yang namanya
pertentangan, penolakan, anti dan seribu satu macam nama pengganti..yang
intinya adalah sebuah konflik. Saat kita berjumpa dengan yang kita suka..kita
akan mati2an mengejar, klo kita dengar/liat/tau sesuatu yang kita tidak
berkenan..kita pun mati2an menentang,melawan..dan pada tataran paling licik..adalah
mencemooh dibelakang.

Pria2 yang kurang pede akan membeli Viagra untuk
kejantanan, cewe2 dan kaum hawa pada umumnya mati2an cari obat pemutih agar
keliatan lebih cantik ( padahal memang bintang iklannya aslinya kulitnya putih
dan berparas cantik..haha..bisa2 aja tu
produk iklan ngibulin
) dan yang takut keriput akan mengejar yang namanya
terapi serum atau botox(wah klo yang
ini bener2 gak saya tidak tau..tp yang jelas..yang namanya tua pasti
keriput..lha klo ga keriput
kan ntr bisa
produce baby terus_karena akan selalu tampil menarik..hahaha
).

Kalo ada orang laen/sejawat yang sukses, mungkin bagi
seorang gentleman dia akan kagum dan
jujur mengakui kesuksesannya serta dengan bagus
hatinya
terinspirasi dan diam2 meniru, tapi bagi seorang licik dan kerdil
jiwanya, diapun akan berusaha mati2an mencela,menjegal dan apapun namanya yang
jelas telah dikuasai iri…bukankah iri
tanda tak mampu…hahaha..kasiaaan deh loe:p

Kalau kita pernah belajar seni teater atau drama,
konflik ini adalah bagian yang paling menarik, yang paling seru, dan paling
ditunggu..serta akan sangat memberikan gambaran dan karakter dari sebuah lakon.
Penonton pun bisa mengharu biru, menangis,tertawa atau pun malah terinspirasi
lakon dari sebuah konflik tadi. Mungkin cerita AADC(Ada Apa dengan Cinta_red)
tidak akan booming klo tdk ada konflik antara si Ranga dan Cinta..atopun dalam
dongeng Batman vs Goblin, Nobita yang lugu dengan Giant yang nakal serta Suneo
yang congkak….kisah2 itu takan menarik klo tiada konflik.

Semua itu adalah konflik, yang menghiasi alam
ini…diciptakan perbedaan…diciptakan pertentangan…agar tau mana yang hitam dan
yang putih…contoh yang bagus dan contoh yang buruk…yang boleh ditiru dan yang
harus dijauhi…memang indah…Kau memang seniman Sejati…Sejatining seniman.

Namun konflik yang paling seru dan paling dahsyat,
bahkan lebih dahsyat dari seribu satu bom atom adalah konflik bathin melawan
diri sendiri…melawan dulur sinara wedi.
Bagaimana gak sulit, wong yang
dihadapin adalah dirinya sendiri..yang tau kekuatan dan kelemahannya….tanya2
sendiri-didebat2 sendiri….masing2 dah tau maunya dan arahnya…benar2 perang yang
dahsyat…..perang yang indah. Great Drama…Great konflik…cerita yang seru…

selamat berperan kawan..semoga menjadi lakon yang
ditiru..!!

Kalau tidak salah dalam wayang dinamai lakon”
Bharatayudha”..lakon melawan diri sendiri…melawan hawa nafsu.

 

Patuh atau Takut

November 23rd, 2007 by dadiq78

Sering Cak Parto jumpai bahwa di kampung2 seberang yang penduduknya
tidak mengenal adanya Tuhan ataupun tidak percaya apapun itu yang
berbentuk ke-Tuhan-an, namun dalam kesehariannya mereka banyak
melaksanakan wejangan2 Tuhan. Sehingga kampung2 seberang itu menjadi
makmur karenanya,jadi gemah ripah loh jinawi,lebih tenteram secara
lahir.

Sementara dikampungnya sendiri,tetangga2nya,RT2 dan lurahnya pada rajin
menyembah Tuhan dan percaya Tuhan,rajin membaca Kitab2 Tuhan, rajin
pengajian dan kebaktian…tapi dalam kesehariannya mereka sering tdk
melakukan seperti yg tercermin dalam kitab2 itu.

Melihat ini semua Cak Parto jadi bingung, jadi sering merenung sendiri
dlm waktu senggangnya."Sebenarnya apa sih yang bikin masyarakat jadi
baik..?? agama ato aturan yang tegak sih..atau  adat…atau uang…atau
apa…apaa??!!"..begitu yang ada dalam pikirannya.

Sering dalam ceramah2 pemuka agama dikampungnya, Cak Narto mendengar
bahwa judi dan maksiat akan merusak masyarakat…tapi Cak Narto melihat
sendiri bahwa di kampung seberang,judi dan maksiat merajalela,aurat ada
dimana2…tapi masyarakatnya fine2 aja…gitu pikirnya dalam bhs
inggris yg masih pletak-pletuk.
Sering pula dia mendengar bahwa Sholat atau apapun itu namanya yang
bertujuan untuk menyembah Tuhan,akan mencegah manusia untuk melakukan
perbuatan keji. Tapi kenyataanya…tetangga2 dikampungnya sendiri yang
rajin sholat/ibadah lainnya, perbuatannya lebih keji dari kampung
seberang…"Masa uang bantuan bencana alam masih diembat juga,uang
raskin juga dimakan…diamput!!" gitu pisuhnya kesal.

Dalam kebingungannya..dia didatangi orang suci dalam mimpinya..dan Cak
Parto pun tidak menyia-nyiakan ini untuk menanyakan gundah di hatinya.

Cak Parto:Wahai orang suci…bolehkan aku bertanya kepadamu?
Org Suci: Ya..ya..silahkan Parto
Cak Parto: Begini …akhir2 ini saya bingung…bukannya saya ga percaya
kitab2 Tuhan, bukan saya ga percaya guru2 ngaji saya…bukan saya ga
yakin isi kitab Tuhan…tapi saya kok melihat adanya perbedaan antara
yg diajarkan kepada saya dan keadaan di kampung seberang itu.

Sebenarnya apa sih wahai org suci…yang membuat masyarakat itu jadi
bener??agama atau aturan si..?Kenapa org2 di kampung seberang yang tdk
percaya Tuhan bisa menjalankan sebagian besar isi perintah Tuhan…bisa
jujur2…sopan2..patuh2 aturan..kerja keras..tepat waktu..dll.
sementara tetangga2 saya…amit2 pak…itu kemarin…RT saya kedapatan
makan jatah uang bantuan banjir dr kampung seberang…pak lurah saya
kedapatan mencuri bantuan beras miskin…dan si ucok karib saya…suka2
curi2 istirahat dengan dalih mo sholat di mushola di saat jam
kantor,masa ashar aja ampe 30 menit..mana mampir lagi di warung mpok
minah beli siomay…bah!!apa itu ga dinamai mencuri…mencuri
waktuu??!!(jadi logat batak macam si ucok aja ne si Parto)
Saya jadi ga yakin ma agama lagi untuk jadi pembentuk masyarakat jadi
baik seperti kata ustadz2 itu…saya jadi yakin bahwa aturan tegas lah
yg bikin aturan jadi baik. Agama menakut2in org dgn surga dan
neraka…bah!! mana takut org dengan dongeng macam itu…orang akan
lebih takut dengan moncong bedil klo kedapatan mencuri!!DORR!!..matilah
dia klo korupsi…kayak org2 di kampung komunis sana.

Mendengar itu semua..si org suci ini..tertawa terkekeh…geli sekaligus senang dengan pikiran si Parto ini.

Wahai Parto..ketahuilah…apa yang kau pikirkan itu memang benar…tapi
kamu masih kurang benar.Ketahuilah Parto..aturan2 yang seperti kamu
maksud spt di kampung seberang adalah aturan seperti aturan sebuah
pecut untuk mengatur hewan…pecut akan memberi sakit siapa yang
melanggar..jadi luka…dan itu membuat binatang2 takut..sehingga dia
tdk melakukan spt yg terlarang…langgarlah atau kau akan merasakan
pecutku.
Namun peraturan agama..yang datangnya dari Tuhan…mengajarkan kita
untuk secara sadar dan sukarela..melakukan apa yang benar..yang disukai
Tuhan….yang diridhoi Tuhan…tanpa takut yang namanya neraka dan
mengharap yg dinamai surga.

Lha kamu pilih jadi yang mana Parto…menjadi yang takut pecut..ato menjadi yang dengan secara sadar melakukan yang benar??

KRIIIIIIIIINNNNNN
GGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGG….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Waduh…dah jam 9!!!!…bisa dimarahin bucho ne klo telat ke kantor…

Dan si Parto pun tanpa mandi dan belum sikat gigi… langsung lari ke kantor.

Lebih Rakus Nabi

June 16th, 2007 by dadiq78

Pada suatu saat, ketika Ali bin Abi Thalib masih kanak-kanak, pernah
makan kurma bersama-sama Rasulullah. Setiap kali mereka makan sebuah
kurma, biji-biji sisanya mereka sisihkan di tempatnya masing-masing.

Beberapa saat kemudian, Ali menyadari bahwa dia memakan terlalu
banyak kurma. Biji-biji kurma sisa mereka menumpuk lebih banyak di sisi
Ali dibandingkan di sisi Rasulullah. Maka Ali pun secara diam-diam
memindahkan biji-biji kurma tersebut ke sisi Rasulullah.

Ali pun berkata, “Wahai Muhammad, engkau memakan kurma lebih banyak
daripada aku. Lihatlah biji-biji kurma yang menumpuk di tempatmu.” Muhammad
pun tertawa dan menjawab, “Ali, kamulah yang memakan lebih banyak
kurma. Aku memakan kurma dan masih menyisakan biji-bijinya. Sedangkan
engkau, memakan kurma berikut biji-bijinya.”

(disarikan dari Sirah Nabi/http://nofieiman.com/2005/02/lebih-rakus-nabi/).

Najis-pun dari-Nya

May 2nd, 2007 by dadiq78

Pada suatu hari berjalanlah seseorang yang berpakain sebagai sufi,berjamis putih ria plus bersorban & tidak lupa juga pelihara jenggot ; ketika berpapasan dengan seekor anjing  ia pun memukulkan tongkatnya ke anjing itu.
Si Anjing pun kesakitan dan sambil melolong dia lari menuju rumah seorang bijaksana, sang Ulama Sejati,yang tidak berpakaian serba putih,apalagi bersorban.
Anjing itupun sambil memegang moncongnya yg terluka,sambil menangis kesakitan ia mohon keadilan karena diperlakukan secara kejam oleh sufi itu.

Sang Bijaksana pun mempertemukan keduanya,kepada sufi dia berkata:
"Wahai fulan, mengapa engkau perlakukan binatang ini sekasar itu?!Lihat akibatnya!!

Sufi menjawab:
"Itu bukan salahku,itu salah-nya..aku tdk akan memukul tanpa alasan..saya memukulnya karena akan mengotori jubahku..najis!!

"Baiklah, daripada menunggu ganti rugi di akhirat, baiklah saya berikan ganti rugi bagi rasa sakitmu itu wahai anjing"

Sambil meringis kesakitan si Anjing-pun berkata:
"Sang Bijaksana..,ketika saya melihat orang ini berpakain sebagai sufi, saya berpikir bahwa dia tak akan menyakiti saya.Kesalahan utama saya adalah menganggap bahwa pakaian orang suci itu menandakan keselamatan.
Apabila Tuan bijaksana mau menghukumnya, rampaslah pakaian sufinya itu, campakkan dia dari pakaian Kaum Terpilih Pencari Kebenaran…huuu..huu(sambil tetep meringis ni si anjing).

Baik dan buruk adalah dari Nya…don’t judge, coz u aint a JUDGE

(http://media.isnet.org/sufi/Idries/AnjingTongkat.html)

勤めて

December 23rd, 2006 by dadiq78

営み輪近い
勤めて下さい

Lillahi Ta’ala_kiasan

December 8th, 2006 by dadiq78

Pada suatu negeri, hiduplah dua orang yang memiliki sikap dan cara pandang yang berbeda dalam hidup di dunia.
    Orang pertama, yang bernama Mila,sangat rajin beribadah, dia rajin sembayang, nyumbang sana nyumbang sini,selalu ramah kpd org lain dan hal2 positif lainnya.Lurus dalam hidup deh.Dalam hidupnya adalah dia melakukan hal itu semua agar mendapat ganjaran surga beserta bidadarinya kelak.
    Sedangkan orang kedua, bernama Hutap dia tidak se alim orang pertama. Dia tidak percaya surga dan neraka, dan yang lebih parah lagi, dia tidak mengenal siapa Tuhan nya,karena dia dilahirkan di keluarga yang tdk taat beribadah
Ketika hari pembalasan tiba, si Hutap sangat ketakutan krn melihat bahwa surga dan neraka benar2 ada. Dan saat itu dia melihat Tuhannya yang sangat berKuasa atas segala sesuatu, seketika itu dia merasa bersalah karena tdk mengenal Tuhan
Tuhan: Hai hutap, masuklah kau dalam neraka ku yg mengerikan karena tingkahmu dulu
Hutap: Baik ya Tuhan, saya akan masuk ke neraka sesuai perintahMu,jawabnya dengan patuh.
Dan seketika masuklah Hutap kedalam neraka yang menyala-nyala. Melihat itu semua si Mila merasa agak tenang karena dia merasa telah beribadah se maksimal mungkin tatkala hidup. Dan ketika giliran dia bercakap dengan Tuhan:
Tuhan : Hai Mila, masuklah kamu ke dalam neraka ku
Mila : (dengan protest dia bertanya) Loh??!!!, kenapa Tuhan??,apa salahku??,aku sudah beribadah,dan beramal sholeh selama hidupku.
Tuhan : Wahai Mila, sekarang kamu yang sudah berhadapan langsung denganKu, masih juga berani membantahKu. Aku tau,ibadahmu dulu adalah bukan untuk Ku, Ibadahmu adalah demi surga dan bidadari ciptaanKu, kau mengingkari sumpahmu ketika berniat beribadah karenaKu. Karenanya kau adalah seorang munafik,maka kau layak masuk neraka.
Mila : (dengan penuh rasa bersalah,malu dan takut)Astaghfirullaaahhh…ampuni saya Tuhan,saya telah berbuat khilafff…maafkan saya ya Tuhaaannnn

Karena sifatNya, Tuhanpun mengampuni dia.

Tuhan: Ok,kamu saya ampuni, maka masuklah kamu kedalam surga ku beserta bidadari dan isinya,seperti yang kamu minta.
Dan wahai si Hutap, kemarilah kamu,mendekatlah kepadaKu, berkumpullah bersama orang2 yang selalu taat padaKu. Aku tau bahwa kamu sangat takut sebenarnya memasuki neraka,tetapi karena Aku yang memerintah, maka kamupun patuh dan tunduk padaKu.

(terjemahan bebas dari ceramah pak Kyai)

Arogant

October 27th, 2006 by dadiq78

Sang engineer akhirnya bisa menemui Tuhan. Dengan sombong,
dia berkata,
"Hai Tuhan. Lama-lama aku bisa menjadi Tuhan juga. Aku bisa menciptakan
makhluk hidup, bahkan bisa menciptakan manusia."

Tuhan berfirman, "Coba buktikan."

Maka sang engineer membungkuk, dan mengambil debu dan tanah-tanah. Tetapi Tuhan
bertanya,

"Apa yang kau lakukan? Ayo, jangan main tanah. Buatlah makhluk
hidup."

Kata sang engineer, "Aku akan membuat manusia dari tanah."

Dan Tuhan menjawab, "Tidak boleh. Itu tanah kepunyaanku. Kau harus pakai
tanahmu sendiri."

Balancing

August 30th, 2006 by dadiq78

When there’s a beauty, there will be unbeauty.When welfare portrude,poverty will a rise.When there’s a goodness,a wickedness will come up…they always have pair..good and bad, up and down, left and right, north and south..that’s the mecanism..wind will never blow,when there’s no air pressure difference…only One that have no pair..that’s why The One loves the odd:)

Baby Born

July 21st, 2006 by dadiq78

When babies were born, what did they learnt for the first time?what did they want for the first time?what did they saw for the first time?…
when they grew up..who teached them?who told them about the truth?…what kind of truth definition  they got?..how about if the babies got the wrong person..?..is the babies went wrong coz of their purity?are they going to hell coz of being pure for not knowing what is wright and wrong?how about if there’s no one told them about God?are they going to hell coz of it???
please think…don’t judge..let God judge

Beyond the truth

July 20th, 2006 by dadiq78

Have you ever think’n what is the most powerfull thing in human life?..Woman can be so powerfull coz of her charm, Man could be so powerfull coz of his money, a Leader could be so, coz of his charisma, a holly person could be so, coz of his pray…what would you to be?what would you do to be?…or you just think..what the powerfull mean..is it can bought a happiness?..what dou you prefer? power or happiness?..:)